[MANAJEMEN] Materi Pasar Industri, Pasar Persaingan Murni Jangka Panjang dan Jangka Pendek - Pengantar Ekonomi Mikro Universitas Terbuka

PENGENALAN MATERI


Selamat berjumpa.
Pada minggu pembahasan kali ini, kita akan membahas salah satu bentuk struktur pasar yaitu pasar persaingan murni (juga disebut sebagai pasar persaingan sempurna). Sebagaimana diketahui secara umum ada pasar persaingan murni, pasar monopoli, pasar persaingan monopolistik dan pasar oligopoli. Dalam teori, masing-masing bentuk pasar ini memiliki sifat dan karakteristik yang unik dan spesifik. Secara umum perbedaan diantara masing-masing pasar ini dapat dilihat dari beberapa aspek yaitu sifat produk, jumlah penjual dalam pasar, cara penetapan harga dan tingkat hambatan masuk ke dalam pasar.

KOMPETENSI AJAR YANG AKAN DICAPAI


Setelah mengikuti materi ini, Anda diharapkan dapat menguasai beberapa kompetensi dasar dengan kriteria untuk mampu:
  • Menjelaskan jenis-jenis struktur pasar
  • Menjelaskan faktor penentu struktur pasar
  • Menjelaskan struktur pasar persaingan murni
  • Menjelaskan maksimisasi keuntungan pada pasar persaingan murni
  • Menjelaskan kurva penawaran jangka pendek


MATERI VIDEO PASAR PERSAINGAN MURNI/SEMPURNA - UNIVERSITAS TERBUKA



STRUKTUR PASAR INDUSTRI


Dalam kenyataan, tidak terhitung banyaknya bentuk pasar hingga tidak mungkin menganalisis secara keseluruhan. Umumnya hanya dianalisis dua bentuk pasar yaitu pasar persaingan murni dan monopoli murni. Di samping itu juga, dianalisis dua bentuk pasar diantara keduanya yaitu bentuk oligopoly dan monopolistik. Penyederhanaan ini akan mempermudah pemahaman. Kenyataan pasar yang ada mengandung unsur-unsur atau elemen-elemen utama yang tersirat pada kekuatan persaingan atau monopoli. Bentuk pasar yang dihadapi oleh perusahaan mempunyai sisi permintaan dan penawaran. Di samping itu, produsen bekerja di pasar input maupun  pasar output.

Dimensi pertama di pasar output merupakan harga maupun persaingan bukan harga berupa perbedaan kualitas, kemasan, syarat pembayaran, promosi, pengiklanan dan sebagainya. Persainganpun bisa terjadi antar industri ataupun antar produk. Faktor-faktor penentu struktur pasar adalah peraturan dan kebijakan pemerintah, kebijakan dan praktik bisnis dan tingkat teknologi.

PASAR PERSAINGAN MURNI JANGKA PENDEK


Perusahaan modern dianggap rasional dan bertujuan mencari keuntungan total maksimum atau kerugian total minimum bila ia memutuskan tetap berproduksi meskipun menderita kerugian. Keuntungan merupakan selisih antara pendapatan dengan biaya. Langkah pertama untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan meminimumkan biaya produksi di mana produsen dianggap menghadapi pasar persaingan murni di pasar input atau faktor produks. Tetapi perilaku penerimaan atau pendapatan tergantung pada bentuk pasar di mana perusahaan beroperasi.

Sesuai dengan konsep biaya ekonomis dan finasial, juga ada kosep keuntungan ekonomis dan keuntungan financial. Keuntungan ekonomis adalah pendapatan dikurangi biaya ekonomis. Dalam biaya ekonomis sudah termasuk keuntungan normal, yaitu balas jasa untuk sumbangan faktor produksi wirausahawan. Ini merupakan balas jasa agar ia tetap beroperasi pada industri tersebut. Istilah keuntungan selanjutnya akan diartikan sebagai keuntungan ekonomis. Ini disebut juga keuntungan normal super.

CIRI-CIRI PASAR PERSAINGAN MURNI


Ciri-ciri atau karakteristik pasar persaingan murni adalah barang yang diproduksi dan dijual adalah homogeny, masing-masing produsen sangat kecil dibandingkan pasar hingga ia tak bisa mempengaruhi harga dengan mengubah kuantitas yang diproduksi atau dijual. Ia merupakan pengambil harga. Di samping itu, terdapat kebebasan bagi perusahaan-perusahaan untuk masuk dan keluar dari industri. Bentuk pasar industri ini merupakan bentuk paling sederhan sehingga analisisnya bisa digunakan sebagai standar evaluasi efisiensi ekonomi.

Syarat maksimisasi keuntungan jangka pendek bisa didekati dengan pendekatan total atau pendekatan marjinal. Dengan pendekatan total, seperti diketahui keuntungan maksimum diperoleh pada tingkat  output di mana selisih atau jarak vertikal antara pendapatan total (TR) dan biaya total (TC) adalah maksimum. Kurva TR pada bentuk pasar industri ini berbentuk garis lurus menanjak. Dengan pendekatan marjinal, tujuan maksimisasi keuntungan dicapai dengan pedoman memproduksi dengan tingkat output dimana pendapatan marjinal sama dengan biaya marjinal (MR=MC).

Dalam jangka pendek, perusahaan memperoleh keuntungan super normal, perusahaan mungkin juga menderita kerugian dan masih tetap beroperasi. Dalam hal ini ia akan berusaha meminimumkan kerugian, tetapi kerugian harus lebih kecil daripada biaya tetap total. Bila kerugian lebih besar daripada biaya tetap total maka ia akan berhenti berproduksi dan menutup perusahaan. Meskipun menghentikan produksi, ia masih harus membayar biaya tetap total meskipun ia tak memproduksi output sama sekali.

PASAR PERSAINGAN MURNI JANGKA PANJANG


Dalam jangka panjang, selain terjadi penyesuaian skal produksi dari perusahaan yang ada, terjadi pula penyesuaian berupa masuk atau keluarnya perusahaan yang baru dari industri tersebut. Situasi mula-mula berupa laba super normal (laba ekonomis) dalam industri pasar persaingan murni menarik perusahaan lain untuk masuk ke dalam industri tersebut karena tak ada halangan masuk. Produksi total industri naik dan demikian pula penawaran pasar. Akibatnya harga keseimbangan pasar turun, laba ekonomis hilang dan hanya diperoleh laba normal saja. Perusahaan yang baru berhenti masuk ke dalam industri. Hal yang sebaliknya terjadi bila industri mengalami kerugian (ekonomis) maka perusahaan-perusahaan akan meninggalkan/keluar dari industri. Penawaran turun dan harga naik. Industri kembali ke keseimbangan jangka panjang diman MR=P=AC=MC. Di sini perusahaan berproduksi pada tingkat output dimana AC minimum dan sama dengan MC.

Perluasan industri jangka panjang memiliki dua kemungkinan harga keseimbangan. Pada kasus, industri biaya  konstan maka masuknya perusahaan-perusahaan baru meskipun menaikkan permintaan faktor-faktor produksi tetapi tidak menaikkan harga maka perluasan tidak menimbulkan keseimbangan jangka panjang. Tetapi pada kasus industri biaya menanjak naik, harga keseimbangan jangka panjang lebih tinggi dengan masuknya perusahaan-perusahaan baru ke dalam industri tersebut.

Efek ekonomis pasar persaingan murni memaksa perusahaan-perusahaan bekerja dengan biaya rata-rata terendah karena perusahaan akan memproduksi dimana MR=P=AC (terendah)= MC. Ini merupakan posisi kesimbangan jangka  panang dimana dicapai alokasi sumber daya secara optimal dan efisien.

MANFAAT PASAR PERSAINGAN MURNI


Manfaat pasar persingan murni diantaranya adalah ia memproduksi secara efisien dengan biaya terendah dan produksinya merupakan barang yang tepat diinginkan oleh konsumen. Hal ini memungkinkan penyesuaian penggunaan faktor-faktor produksi dan perubahan teknologi. Kelemahan pasar industri persaingan murni adalah tidak meratanya distribusi pendapatan dan kegagalan pasar menghalangi bekerjanya mekanisme yang tidak lagi bisa menuntun ke penggunaan teknik produksi paling efisien serta penemuan-penemuan teknologi baru karena tidak adanya keuntungan super normal menyulitkan akumulasi capital dan mempersempit rentang pilihan konsumen karena barangnya homogen.

Previous
Next Post »