Fokus Pembahasan dan Materi Hukum Tata Negara Menurut John Alder

Menurut John Alder, “The main function of a constituion is to provide the grund rules through which the organisation operates" Untuk itu, menurut John Alder terdapat rumusan bahwa:

“Constitutional law is different from other kinds of law in that the other laws of a country obtain their validity from its constitution. Constitutional law is as it were the law behind the law.”

Itu sebabnya banyak sarjana yang menganggap bahwa hukum tata negara itu meliputi semua aspek hukum yang berkenaan dengan negara dan pemerintahan, meskipun untuk alasan-alasan yang bersifat praktis, studi mengenai hal itu dibatasi hanya pada soal-soal hukum dasar konstitusi saja (basic rules of the constitution).

patung pahatan di gunung Rushmore, Amerika, yang menampilkan 4 presiden besar di sepanjang sejarah AS

PERTANYAAN-PERTANYAAN YANG MENJADI FOKUS KAJIAN HUKUM TATA NEGARA


Sehubungan dengan itu, John Alder merumuskan lingkup hukum tata negara itu dengan mengajukan beberapa pertanyaan-pertanyaan kunci, yaitu:

PERTANYAAN 1
Siapa atau lembaga apakah yang menjalankan berbagai fungsi kekuasaan negara?

Biasanya kekuasaan negara secara horizontal dibagi ke dalam tiga cabang, yaitu:
  • The law making power
  • The executive power, yaitu the power to implement and enforce the laws
  • The judicial power, yakni the power to settle disputes by applying the law to particular cases.

Di samping itu, kekuasaan negara juga dibagi ke dalam struktur hierarkis antara central and local government, dan menurut tugas-tugas yang bersifat khusus, seperti polisi dan tentara.

PERTANYAAN 2
Apa dan bagaimanakah hubungan antara masing-masing cabang kekuasaan itu satu sama lain, dan secara khusus, siapa pula atau lembaga mana yang bertindak sebagai pemegang kata akhir dalam pengambilan keputusan mengenai sesuatu urusan tertentu?

PERTANYAAN 3
Bagaimanakan para anggota dan pimpinan dari cabang-cabang kekuasaan negara tersebut ditetapkan dan diberhentikan Apakah pengisian jabatan keanggotaan dan pimpinan lembaga-lembaga negara yang menjalankan fungsi-fungsi kekuasaan negara itu dipilih atau diangkat, dan bagaimanakah caranya?

PERTANYAAN 4
Bagaimanakah caranya pemerintahan dan demikian pula semua jabatan kenegaraan yang ada dibatasi dan dikontrol? Apakah semua pemegang jabatan kenegaraan itu bertanggung jawab, dan kepada siapa mereka mempertanggungjawabkan kinerjanya. Apakah dan bagaimanakah mekanisme pertanggungjawaban itu kepada rakyat?

PERTANYAAN 5
Bagaimana pula mekanisme dan prosedur untuk membentuk dan mengadakan perubahan atau penggantian terhadap undang-undang dasar?

Menurut John Alder, kelima pertanyaan itulah yang merupakan pusat perhatian hukum tata negara (the study of the constitutional law). Namun, jika diperhatikan, pandangan John Alder itu bersifat terlalu menyederhakan. Lingkup pertanyaan yang diajukannya dapat dikatakan sangat terbatas dan terlalu sempit untuk menggambarkan ruang lingkup kajian hukum tata negara pada umumnya.

HAL POKOK YANG DIKAJI PADA HUKUM TATA NEGARA


Adapun dalam kajian hukum tata negara, akan selalu dibahas mengenai hal-hal pokok yang membentuk hukum tata negara, yaitu:
  • Konstitusi sebagai hukum dasar
  • Pola-pola dasar ketatanegaraan yang dianut
  • Struktur kelembagaan negara dan mekanisme hubungan antar organ-organ kelembagaan negara
  • Prinsip-prinsip kewarganegaraan dan hubungan antara negara dengan warga negara berikut hak-kewajiban asasi manusia


Previous
Next Post »